24 Orang Tewas dalam Pertempuran 4 Hari antara Rusia dan Chechnya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 19 Februari 2012, 14:20 WIB
RMOL. Baku tembak yang berlangsung selama 4 hari antara gerilyawan Chechnya dan aparat keamanan Rusia, di perbatasan Provinsi Chechnya dan Dagestan di Kaukasus Utara, Rusia, menewaskan 24 jiwa. 17 korban berasal dari aparat keamanan Rusia dan 7 korban berasal dari gerilyawan Chechnya.

"(Selain 17 tewas) 24 anggota polisi lainnya dikabarkan terluka akibat pertempuran 4 hari berturut-turut itu," ujar Menteri Dalam Negeri Rusia Rashid Nurgaliyev, sebagaimana dikutip kantor berita resmi ITAR-TASS (Minggu, 19/2).

Pihak Chechnya sendiri juga telah membenarkan bahwa dalam pertempuran di Selatan Rusia itu telah menewaskan tujuh anggota kelompok separatis Chechnya, termasuk salah seorang pemimpin kelompok separatis tersebut juga tewas dalam pertempuran.

Pertempuran antara pasukan Rusia dan pemberontak Chechnya telah berlangsung sejak 1994 dan sempat berhenti pada 1996. Namun pertempuran kembali berlanjut pada 1999. Para gerilyawan Chechnya dilaporkan hampir setiap hari melancarkan serangan di wilayah Dagestan dan Ingushetia.

Pada 2011 lalu, kelompok ini juga sempat melancarkan serangan bom bunuh diri di Moskow, salah satunya adalah ledakan yang terjadi di bandara internasional Rusia di mana ledakan menewaskan 37 orang pada Januari 2011. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA