Karena itu dalam waktu dekat, tim pengacara akan menyambangi Mabes Polri, sekaligus untuk mengecek ihwal adanya laporan dari pengusaha nasional itu. Namun, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Aburizal apabila memang betul telah mencabut laporan tersebut.
"Namanya mencabut, ya hak dari yang mengajukan," kata pengacara Ramadhan, Dedi Kurniadi kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Kamis, 2/1).
Namun dia memastikan, Ramadhan Pohan tidak pernah mencabut pernyataannya tentang keberadaan Aburizal di balik PT. Sumber Mineral Nusantara, perusahaan yang ditolak masyarakat Bima. Dia hanya meminta maaf kalau sebagai senior, Aburizal Bakrie merasa tersinggung.
"Saya tadi bertemu Ramadhan. Dia tidak pernah meminta maaf dan tidak pernah mencabut apa yang telah dia sampaikan tentang indikasi konspirasi itu," tandasnya.
Untuk memastikan bagaimana sikap Ramadhan Pohan, dia menyarankan agar menghubungi Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat itu secara langsung. Rakyat Merdeka Online sebelumnya telah menghubungi Ramadhan Pohan lewat telepon selulernya. Namun, dia tidak mengangkat telepon genggamnya. Pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalas.[zul]
BERITA TERKAIT: