"Ini untuk menyamakan kemampuan dengan negara lain, bukan lebih tinggi," ujar Pramono Edhie Wibowo di sela rapat (Selasa petang, 24/1).
Sebelumnya, adik ipar Presiden SBY itu menjelaskan, TNI AD mendapatkan alokasi dana percepatan Rp 14 triliun untuk meningkatkan kemampuannya. Dia pun menginginkan pertahanan Indonesia meningkat dengan memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan.
Meski angkatan darat Indonesia adalah satu-satunya negara di ASEAN yang belum memiliki Leopard, namun rencana pembelian tank buatan Jerman itu masih belum final.
"Belum ada ada yang final," tegasnya.
Selain Belanda, ada juga negara lain yang menawarkan tank serupa kepada pemerintah Indonesia diantaranya Jerman, Korea dan Inggris. Masalah harganya, Pramono Edhie Wibowo belum mengetahua secara pasti.
Di sisi lain, saat rehat rapat kerja tadi siang, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan masih ada opsi lain selain pembelian 100 tank Leopard bekas Belanda untuk memperkuat alat utama sistem senjata NKRI.
[ald]
BERITA TERKAIT: