China Ingatkan Iran untuk Tidak Tutup Selat Hormuz

Iran Juga Diminta Tidak Produksi Senjata Nuklir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 21 Januari 2012, 22:35 WIB
China Ingatkan Iran untuk Tidak Tutup Selat Hormuz
Wen Jiabo/ist
RMOL. Secara mengejutkan Pemerintah China mengeluarkan peringatan kepada Iran agar tidak memproduksi senjata nuklir. Selain itu, China juga meminta Iran tidak menutup Selat Hormuz.

Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri China Wen Jiabo saat melakukan kunjungan ke Timur Tengah.

"China menentang upaya Iran untuk mengembangkan dan memiliki senjata nuklir," jelas PM Wen di Doha, Qatar sebagaimana dilansir The New York Times (Sabtu, 21/1).

Peringatan kepada Iran ini merupakan hal yang jarang dilakukan oleh pemerintah China, karena pemerintah China biasanya hanya mau berkomentar tentang hubungan diplomatik mereka dengan Iran.

Selain menentang program pengayaan nuklir Iran menjadi senjata, Wen Jiabo juga meminta agar Iran tidak menutup Selat Hormuz. Menurut Jiabo, penutupan Selat Hormuz akan mengakibatkan krisis ekonomi global mengingat sepertiga minyak dunia didistribusikan melalui selat tersebut.

"Penutupan terhadap Selat Hormuz bisa dianggap sebagai aksi agresi terhadap negara di dunia," tambah PM Wen.

Iran mengancam akan menutup selat Hormuz setelah Amerika Serikat memberikan sanksi kepada Iran karena adanya dugaan Iran telah memproduksi senjata nuklir. Iran telah berulangkali menyangkal bahwa pengayaan nuklirnya hanya dipergunakan untuk energi sipil. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA