Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri China Wen Jiabo saat melakukan kunjungan ke Timur Tengah.
"China menentang upaya Iran untuk mengembangkan dan memiliki senjata nuklir," jelas PM Wen di Doha, Qatar sebagaimana dilansir
The New York Times (Sabtu, 21/1).
Peringatan kepada Iran ini merupakan hal yang jarang dilakukan oleh pemerintah China, karena pemerintah China biasanya hanya mau berkomentar tentang hubungan diplomatik mereka dengan Iran.
Selain menentang program pengayaan nuklir Iran menjadi senjata, Wen Jiabo juga meminta agar Iran tidak menutup Selat Hormuz. Menurut Jiabo, penutupan Selat Hormuz akan mengakibatkan krisis ekonomi global mengingat sepertiga minyak dunia didistribusikan melalui selat tersebut.
"Penutupan terhadap Selat Hormuz bisa dianggap sebagai aksi agresi terhadap negara di dunia," tambah PM Wen.
Iran mengancam akan menutup selat Hormuz setelah Amerika Serikat memberikan sanksi kepada Iran karena adanya dugaan Iran telah memproduksi senjata nuklir. Iran telah berulangkali menyangkal bahwa pengayaan nuklirnya hanya dipergunakan untuk energi sipil.
[arp]
BERITA TERKAIT: