Agus Muharram, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, mengemukakan pengembangan TPKU dipilih pada lembaga pendidikan di perdesaan yang sudah eksis.
"Selain mendirikan TPKU dan kegiatan lainnya, program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) juga untuk mendorong partisipasi seluruh stakeholder menumbuhkan wirausaha baru," ujar Agus kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/1).
Pada tahun ini, misalnya, Kemenkop dan UKM merealisasi pendirian TPKU pada 95 titik di berbagai daerah. Secara umum TPKU didirikan pada lembaga pendidikan resmi daerah untuk mempermudah operasional.
Program atau kegiatan lain mendukung pertumbuhan wirausaha baru dari berbagai strata pendidikan juga dilakukan melalui pelatihan kewirausahaan nasional (PNK). Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 2.094 orang calon wirausaha baru.
Menurutnya, masih ada beberapa program yang diusung Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM untuk mendorong pertumbuhan wirausahawan nasional menuju angka ideal 2 persen dari populasi penduduk Indonesia.
Persentase wirausaha yang dimiliki Indonesia tercatat sebesar 0,24 persen, dengan demikian instansi pemberdaya pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) itu harus bekerja ekstra bersama dengan instansi terkait lainnya.
[arp]
BERITA TERKAIT: