Massa melempari polisi anti huru hara dengan batu karena memblokir jalan di sekitar gedung parlemen dengan kawat berduri. Polisi merespon serangan massa dengan meriam air.
Para pengunjuk rasa mendesak agar ada pengalihan kekuasaan secepatnya ke tangan sipil di Mesir. Demonstran juga meminta agar Dewan Agung Militer yang tengah memerintah Mesir saat ini segera menunjuk perdana menteri baru. Namun di sisi lain, Perdana Menteri Mesir Kamal el Ganzouri justru merespon tindakan ini sebagai serangan bagi jalannya revolusi di negara itu.
"Ini bukan sebuah revolusi, tapi kontra-revolusi," ujar Ganzauri sebagaimana dikutip Aljazeera (Sabtu, 17/12).
Ia menambahkan bahwa pemerintahnya akan menghadapi aksi demonstrasi ini dengan keras dan menyingkirkan para pemberontak yang menodai revolusi Mesir.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: