"BI ke depan harus lebih responsif dan proaktif memperkuat perekonomian nasional," katanya dalam uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi XI DPR, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 5/12).
Menurut Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia ini, ke depan akan semakin banyak tantangan yang harus dihadapi bank central tersebut.
"Seperti kondisi ekonomi kita yang belum stabil, disebabkan, sadar tidak sadar krisis tahun 2008 dan sekarang krisis di Eropa mempengaruhi ekonomi kita dan adanya tekanan-tekanan pasar," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: