Demikian disampaikan pengamat politik Charta Politica, Yunarto Wijaya, dalam acara diskusi publik dan pemaparan hasil riset
Survei Opini Tokoh Jakarta 2011: Mencari Calon Gubernur Terbaik di Ballroom Hotel Arkmani, Jakarta, (Minggu, 4/12).
"Bukan karena pemimpin yang bodoh, tapi pemimpin DKI selalu tersandera oleh banyak masalah yang membuatnya tidak bisa mengeluarkan
public policy," kata Yunarto.
Yunarto mencontohkan Fauzi Bowo yang mendapat gelar doktor tatakota dari Jerman. Fauzi Bowo pasti tahun cara menyelesaikan masalah Jakarta tapi sayang tidak bisa mengeluarkan
public policy karena ada kepentingan yang menungganginya.
"Masalah DKI ini sudah sangat komplek ditambah lagi adanya kepentingan yang bermain. Jika situasi seperti ini terus, superman pun tidak akan bisa mengatasinya," demikian Yunarto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: