JEMBATAN KUKAR

Meski Khawatir, Warga Terpaksa Gunakan Jembatan Peninggalan Soeharto

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 27 November 2011, 14:44 WIB
Meski Khawatir, Warga Terpaksa Gunakan Jembatan Peninggalan Soeharto
SOEHARTO/ist
RMOL. Jembatan Kutai Kertanegara yang ambruk kemarin memaksa masyakarat mencari jalur alternatif. Pasalnya, jembatan Kukar adalah jembatan utama yang menghubungkan Tenggarong dengan Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar, Kalimantan Timur.

Salah satu jembatan yang menjadi alternatif adalah jembatan Mahakam. Menggunakan jembatan ini, masyarakat harus terpaksa memutar jalan cukup jauh dan memakan waktu sekitar 2 jam. Hal ini harus dilakukan karena tidak ada jalan lain.

"Jalannya agak kecil, tapi karena tidak ada alternatif yang bisa dilalui lagi, terpaksa harus lewat sana. Usianya memang lebih tua dan cukup mengkhawatirkan juga, tapi mau bagaimana lagi," kata Ady, salah seorang warga, Minggu (27/11).

Kekhawatiran Ady yang ia sampaikan saat berbincang dengan JPNN (Jawa Pos National Network) memang cukup beralasan. Pasalnya, dari segi usia antara jembatan Kukar dan Mahakam sangat mencolok. Jembatan Mahakam diresmikan Presiden Soeharto pada tahun 1981. Sementara jembatan Kukar diresmikan tahun 2001. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA