"Baru nanti setelah selesai masa reses tanggal 21 (November) kita masuk fit and propers test," jelas anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding kepada
Rakyat Merdeka Online, (Selasa, 1/11).
Pada
fit and proper test itu, Komisi III tidak akan menggelar secara bersamaan untuk semua calon. Komisi Hukum itu akan menggilirnya satu calon satu hari. "Setelah itu baru pemilihan," kata Wakil Ketua Fraksi Hanura ini.
Pihaknya memang sudah mendengarkan masukan dari masyarakat dan LSM tentang ke delapan calon tersebut. Tapi, sampai saat ini mereka belum memutuskan akan memilih siapa empat nama dari delapan calon.
"Saya kira Hanura sampai saat ini belum menentukan. Karena kita belum melakukan
fit and proper calon pimpinan KPK. Kalau sekarang kita sudah menentukan, berarti kita mengedepankan
like and dislike. Kita ingin mendengarkan dulu secara langsung (dari para calon)," tandasnya.
Kedelapan calon itu adalah Bambang Widjojanto, Yunus Hussein, Abdullah Hehamahua, Handoyo, Abraham, Zulkarnaen, Adnan Pandu Pradja, dan Ariyanto Sutadi. Dari delapan calon itu akan dipilih empat nama untuk menggantikan Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Haryono Umar, dan M Jasin yang akan masa jabatannya akhir tahun ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: