"Saya kira protes dari teman-teman itu tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena bagaimanapun akan berpengaruh terhadap legitimasi Saudara Taufan sebagai Ketua Umum," kata Wakil Sekjen PP GP Ansor, Abdul Haris Makmun, Senin (31/10).
Namun pihaknya juga meyakini kalau masalah itu sebenarnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan ala permusyawaratan pemuda.
"Masalahnya kan ada pada perbedaan pemahaman dan penafsiran mengenai AD/ART. Masak tidak bisa diselesaikan dengan segera," ungkapnya.
Karenanya, Abdul Haris memohon kepada semua pihak untuk bisa berdialog dan bertemu, agar masalahnya tidak berkepanjangan dan berkembang kemana-mana.
"Masalah perbedaan adanya penafsiran yg berbeda dan itu harus segera dikomunikasikan oleh saudara Taufan dan dicarikan titik temunya. Bila perlu Ansor akan membantu," ungkap Abdul Haris.
Ia mengkhawatirkan bila tidak segera diselesaikan masalah ini akan berujung pada permasalahan yang sama, yakni perpecahan pemuda.
"Kita sudah capek dengan itu. Kongres bersama yg kemarin dilakukan jangan sampai meninggalkan masalah sekecil apapun, yang berpotensi membuat pemuda kembali terpecah belah," imbuhnya.
Secara khusus, ia meminta kepada Ketua Umum terpilih, Taufan yang juga merupakan menantu Ical, untuk mengambil inisiatif menyelesaikan masalah ini secara arif dan bijaksana, sesuai dengan
maqam-nya.
[dem]
BERITA TERKAIT: