"Tapi bagaimana pun juga penilaian ada di Presiden. Kita tunduk dan hormati keputusan Presiden," kata Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Jumat, 21/20).
Tapi, meski Patrialis sudah tidak di kabinet lagi, Presiden SBY sudah menyiapkan jabatan strategis lain yang akan dipercayakan kepada Patrialis. Informasi yang diterima Bima, Presiden akan mengamanahkan jabatan yang terkait dengan kepakaran Patrialis, di bidang hukum, yaitu akan menjadi hakim konstitusi.
"Tapi hakim konstitusi masih ada proses pemilihan, persyaratan dan lain-lain. Mungkin sebelum menjadi hakim MK, saya kira Pak SBY membutuhkan Pak Patrialis untuk tugas lain yang saya dengar terkait dengan kepentingan bangsa di luar negeri.
Patrialis akan menjadi dubes?
"Mungkin dubes atau mungkin utusan khusus. Banyak opsilah. Tapi ini belum diputuskan. Saya hanya mendengar bisik-bisik," aku Bima.
[zul]
BERITA TERKAIT: