Mangindaan yang Tak Bisa Diharapkan dan Mahendra Siregar yang Diplot Tutupi Kekurangan Agus Marto

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 20 Oktober 2011, 19:09 WIB
Mangindaan yang Tak Bisa Diharapkan dan Mahendra Siregar yang Diplot Tutupi Kekurangan Agus Marto
syahganda nainggolan
RMOL. Pergantian Menteri Perhubungan dari Freddy Numbery ke E.E. Mangindaan tidak akan bisa menjawab berbagai persoalan transportasi selama ini. Seperti tingginya angka kecelakaan di darat, laut dan udara.

Pasalnya, sama dengan Freddy, Mangindaan, mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, kurang memiliki kapabilitas dan kompetensi dalam masalah transportasi.

Padahal, kata Ketua Dewan Direktur Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan, persoalan tranportasi yang begitu pelik di Indonesia membutuhkan figur yang lebih profesional dan kredibel untuk mengatasinya.

"SMC secara umum tidak memberikan respons positif terhadap pergantian ini. Karena dinilai tidak memberikan nilai tambah ekonomi apapun terhadap sistem transportasi di Indonesia," kata Syahganda dalam pemaparan pemaparan tentang analisis dan prediksi dampak ekonomi politik dari reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II 2011 di Warung Daun, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (Kamis, 20/10).

Sementara itu, pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mendampingi Agus Martowardoyo dinilai Syahganda untuk menutupi kekurangan Menteri Keuangan tersebut. Meski bertipikal pekerja keras, profesional, dan memiliki integritas, namun pengalaman sebagai CEO Bank Mandiri tentu saja wawasan ekonomi makronya, kebijakan fiskal, dan jejaring lembaga keuangan dunia seperti IMF dan World Bank sangat terbatas. Sedangkan Mahendra Siregar memiliki wawasan ekonomi fiskal dan jejaring dengan lembaga keuangan global.

"SMC menilai penambahan Wamen di Kemenkeu dapat memberikan angin segar dan akan memperkuat jejaring dengan lembaga keuangan internasional sehingga kinerja fiskal dan peran Bapepam-LK dapat ditingkatkan," demikian Syahganda. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA