"Karena formasi Kabinet Indonesia Bersatu sekarang ini antara profesional dan politisi kan lebih seimbang. Dan Pak SBY dalam melakukan
reshuffle kabinet ini untuk kepentingan bangsa. Kepentingan partai tidak menjadi prioritas, bahkan Demokrat dikurangi jatahnya," kata Syarief kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Kamis, 20/10).
Dalam konteks itu juga lah, Menteri Koperasi dan UKM ini mengimbau semua partai politik, termasuk PKS untuk sama-sama memikirkan kepentingan bangsa, dan tidak terjebak mendahulukan kepentingan partai.
"Kami pun rela untuk berkurang satu (kursi menteri) demi untuk kepentingan bangsa. Saya minta partai-partai, PKS khususnya, bisa berpikiran demikian. Saya minta wacana di luar dari kepentingan bangsa dikesampingkan," tegas Syarief, menanggapi PKS yang tampaknya masih belum menerima satu kursinya dicopot di Kabinet.
[zul]
BERITA TERKAIT: