Demikian dikatakan Jurubicara PPP Muhammad Arwani Thomafi kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Kamis, 20/10)
"Catatan-catatan tentang keraguan terkait menteri baru maupun juga soliditas kabinet hasil
reshuffle ini harus dijawab kerja dan kerja keras. Kedua, ini juga nanti akan menjawab apakah
reshuffle kabinet ini didasarkan atas evaluasi kinerja atau hanya sekadar mengganti orang saja," katanya.
Karena itu, Sekretaris Fraksi PPP ini tidak mau lagi mengungkit soal isu Djan Faridz yang hampir batal menjadi Menteri Perumahan Rakyat. "PPP, di dalam menghadapi dan merespons
reshufle kabinet ini, tetap solid. Hiruk pikuk
reshuffle sudah selesai. Saatnya bekerja," elaknya.
Pada Selasa petang kemarin, PPP menyerahkan tiga nama pengganti Djan Faridz yang sudah dipanggil SBY sebelumnya ke Istana untuk diangkat jadi Menteri Perumahan Rakyat setelah diminta Presiden. "Sore ini Presiden minta PPP menyerahkan tiga nama dan sudah diserahkan," kata Arwani tanpa mau membeberkan ketiga nama yang dimaksud.
[zul]
BERITA TERKAIT: