Akbar Tanjung: Ajukan Cicip, Golkar Berharap Tambah Kursi di Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 19 Oktober 2011, 15:47 WIB
Akbar Tanjung: Ajukan Cicip, Golkar Berharap Tambah Kursi di Kabinet
akbar tanjung
RMOL. Partai Golkar memang mengajukan nama Sharif Cicip Sutardjo kepada Presiden agar diberi posisi di Kabinet Indonesia Bersatu II. Meski begitu, Golkar tak berpretensi mempengaruhi Presiden dalam merombak kabinet.

Karena itu, Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden soal kursi menteri apa yang akan diberikan kepada Wakil Ketua Umum Golkar itu.

Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan, kalau sendainya Cicip diberikan kursi menteri yang duduki kader Partai Golkar, Golkar berharap kadernya itu digeser ke pos kementerian lainnya.
 
"Apalagi kader Golkar yang ada di pemerintah dianggap selama ini bersungguh-sungguh dan mempunyai prestasi yang cukup baik," kata Akbar kepada Rakyat Merdeka Online, (Rabu, 19/10).

Golkar, kata Akbar berterus terang, mengajukan nama Cicip karena berharap Presien SBY menambah kursi Golkar dari sebelumnya tiga kursi menjadi empat kursi. Golkar memiliki alasan kuat untuk meminta tambahan kursi tersebut.

"Karena posisi Golkar di parlemen, terbesar kedua. Dan selama ini juga (Golkar) konsisten dalam mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah," kata mantan Ketua DPR ini.

Tapi nyatanya, kursi Golkar bukan bertambah, meski Cicip masuk kabinet. Tapi Cicip menduduki kursi Fadel Muhammad yang juga kader Golkar. Akhirnya, mantan Gubernur Gorontalo itu terpental. Meski begitu, Golkar tetap menghormati keputusan SBY tersebut.

"Cuman kita kan melihat Fadel Muhammad itu bagus. Timbul pertanyaan kenapa diganti. Itu saja," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA