"Tentu Hary Tanoe juga bebas masuk partai apa saja," kata Ketua Dewan Pers Bagir Manan kepada
Rakyat Merdeka Online petang ini.
Cuma pertanyaan publik, masih kata Bagir, bagaimana implikasi keputusan Hary Tanoe itu terhadap pemberitaan media yang dipimpin. Hary boleh saja mengatakan yang bergabung dengan partai adalah dirinya, tidak ikut perusahaan yang dia pimpin.
Tapi, tentulah partai tidak hanya berharap hanya Hary. Tapi partai berharap, kekuasaan dan kekuatan yang dimiliki ikut membesarkan partai.
"Artinya tentu ada implikasi terhadap media di bawah Hary Tanoe. Istilahnya menjadi media partisan, tidak bisa tidak. Tapi, tanpa mengurangi haknya Hary Tanoe, kita berharap tidak lupa mengenai prinsip pers. Prinsip pers secara mendasar adalah sebagai sarana publik yang tidak membedakan apakah partai a, partai c," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: