"Kalau urusan seperti ini Presiden (PKS) yang hadir," kata Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
PKS sendiri santai menghadapi wacana reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II ini.
"Kita menghargai hak prerogatif presiden. Kita biasa-biasa saja," ungkap anggota Komisi VI DPR ini.
Beberapa fraksi di Komisi VI DPR, termasuk PKS mengkritisi keras kebijakan impor Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Meski begitu, Mahfudz memastikan, PKS tidak akan membicarakan hal tersebut dengan Presiden SBY.
"Kalau lagi suasananya, judulnya begini, kayaknya tidak mungkin. Kecuali (pertemuan) di Setgab," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: