KETUA KPU TERSANGKA?

Polisi Tak Tegas, Bukti Ada Manipulasi Pemilu Semakin Kuat?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 12 Oktober 2011, 09:50 WIB
Polisi Tak Tegas, Bukti Ada Manipulasi Pemilu Semakin Kuat?
abdul hafiz anshary/ist
RMOL. Sampai saat ini mantan anggota Komisi Pemilihan Umum Andi Nurpati belum juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi. Padahal, beberapa saksi dalam rapat Panitia Kerja Mafia Pemilu di Komisi II DPR sudah sangat jelas membeberkan bagaimana posisi Andi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPP Partai Demokrat dalam kasus tersebut.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Nah, menurut politisi Hanura ini, ketidaktegasan Polri yang cenderung menutupi orang-orang KPU untuk dijadikan tersangka, dalam hal ini Ketua KPU Hafiz Anshary boleh jadi akan semakin menguatkan dugaan bahwa memang ada manipulasi atau pelanggaran baik pada pemilu legislatig maupun pilpres.

Karena itu, kasus yang menyangkut anggota KPU ditutupi agar tidak terbongkar.

"Ada tekanan-tekanan yang begitu kuat supaya orang-orang KPU ini tidak tersentuh secara hukum. Apalagi kan Kepolisian berada di bawah kekuasan presiden. Saya kira polisi jangan sampai ada dugaan bahwa karena untuk menutupi adanya manipulasi di pilpres mapun pileg sehingga orang-orang KPU tidak diproses. Saya kira jangan sampai seperti itu," demikian Sudding. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA