Golkar Pasti Ketakutan kalau Hary Tanoe Bergabung ke Partai Nasdem

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 12 Oktober 2011, 09:26 WIB
Golkar Pasti Ketakutan kalau Hary Tanoe Bergabung ke Partai Nasdem
aburizal bakrie
RMOL. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso wajar saja mewanti-wanti agar pengusaha media nasional Harry Tanoesoedibjo tidak terburu-buru bergabung ke partai politik, dalam hal hal ini Partai Nasdem. Karena Priyo diduga takut Nasdem akan menjadi besar bila pemilik MNC Grup itu bergabung.

"(Golkar) pasti ketakutan. Karena Hary Tanoe itu raja media. Banyak bukti di luar negeri, para politisi yang menjadi raja media ketika mendirikan sebuah partai politik langsung menjadi partai pemenang," kata Sekjen Partai Nasdem Ahmad Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Aktivis muda Muhammadiyah ini memang mengakui bahwa Golkar, terutama ketua umumnya Aburizal Bakrie juga punya media. Tapi dia yakin hal itu bisa dikalahkan. "Memang punya. Tapi kalau digempur dengan raja di raja media, kan bisa KO juga," ungkapnya mantap.

Rofiq mengakui, untuk menjadi parta besar, Partai Nasdem harus menjalani tahapan-tahapan. Dan tahapan itu saat ini sedang dijalani.

"Semua pasti ada tahapannya. Sekarang Partai Nasdem baru dalam tahapan rekrutmen keanggotaan. Setelah Rapimnas tanggal 8 sampai 11 November besok, baru kita bicara tentang figur. Setelah itu gagasan program dan pemenangan. Ada tahapan yang harus dilalui Partai Nasdem," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA