Dubes AS Minta Maaf Sebut Filipina Surga Seks

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 09 Oktober 2011, 11:03 WIB
Dubes AS Minta Maaf Sebut Filipina Surga Seks
ilustrasi/ist
RMOL. Duta Besar Amerika Serikat untuk Filipina, Harry Thomas, akhirnya meminta maaf kepada publik Filipina, setelah mengatakan bahwa 40 persen wisatawan pria yang datang ke Filipina hanyak untuk seks.

Pernyataan ini disampaikan Thomas pada sebuah seminar bulan lalu. Mirisnya, komentar tersebut dikeluarkan ketika pemerintah Filipina sedang berupaya untuk meningkatkan pariwisatanya, yang belakangan kalah maju bila dibandingkan dengan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara lainnya.

Komentar ini membuat para pejabat Filipina kecewa karena negara mereka digambarkan sebagai surga seks oleh Duta Besar AS tersebut.

Kedutaan AS di Manila pun akhirnya mengeluarkan pernyataan penyesalannya. Melalui sebuah pesan pendek yang dikirim ke Menteri Luar Negeri Filipina Albert del Rosario, Thomas mengatakan bahwa ia tidak seharusnya mengatakan suatu pernyataan tanpa didukung oleh data yang jelas.

Permintaan maaf ini juga dipertegas oleh Jurubicara Kedutaan AS Tina Malone. Malone mengataka bahwa Dubes bersangkutan telah menyampaikan penyesalannya yang mendalam.

"Amerika akan menjadi mitra Filipina dalam membasmi wisata seks dan perdagangan manusia," kata Malone seperti dikutip Assosiated Press (Minggu, 09/10)

Akhir-akhir ini AS memang gencar meminta pemerintah Filipina untuk menindas tegas warga asing. Termasuk warga AS, yang terlibat dalam prostitusi di bawah umur dan penjualan manusia. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA