SBY Jangan Asal Pilih Menteri Profesional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 05 Oktober 2011, 11:13 WIB
SBY Jangan Asal Pilih Menteri Profesional
mari elka pangestu
RMOL. Wacana pembentukan zaken kabinet atau kabinet ahli yang diusulkan banyak kalangan sebagai model kabinet yang akan dibangun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam tiga tahun masa akhir kepemimpinannya layak diapresiasi.

Dengan cara inilah, SBY bisa merealisasikan janji-janji kampanyenya pada 2009 lalu, utamanya tentang peningkatan kesejahteraan rakyat, penciptaan lapangan kerja, dan pemberantasan korupsi. Karena, para kabinet ahli ini diyakini akan bisa konsentrasi dalam bekerja tanpa disibukkan dengan urusan-urusan politik.

Tapi diingatkan, dalam merekrut menteri, Presiden SBY disarankan tidak hanya asal mencomot orang yang bukan dari partai politik. Karena saat ini saja, banyak menteri-menteri yang disebut-sebut profesional karena tidak berlatar belakang partai, tapi tidak becus dalam bekerja.

"Jadi jangan asal profesional. SBY harus betul-betul bisa mencari dan memilih orang yang bisa bekerja," kata Wakil Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah, Husin Abdullah kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Dia mencontohkan, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu salah satunya. Mari Elka Pangestu adalah orang yang paling bertanggung jawab di balik melimpahnya barang-barang impor di negeri ini. Hal ini, kata Husin, jelas akan mematikan industri-industri lokal, karena kalah bersaing dengan barang impor. Kalau industri lesu, tentu juga berimplikasi pada terbukanya kembali pengangguran.

"Belum lagi dia sering tidak sejalan dengan menteri-menteri lain," lanjut Husin.

Husin membeberkan, kebijakan impor garam Menteri Mari ditentang oleh Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad. Begitu juga Menteri Perindustrian MS Hidayat menolak keras kebijakan ekspor rotan. Karena ekspor rotan ini akan menguntungkan produsen luar negeri.

"Jadi (SBY) jangan asal pilih profesional," tegasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA