Hal itu dikatakan SBY dalam konferensi pers yang digelar di Istana Negara, Jakarta, saat ini. Konferensi pers ini digelar menyikapi aksi bom bunuh diri di GBIS Kepunton, Solo, Jawa Tengah.    Â
Pada kesempatan itu, Presiden memastikan bahwa pelaku bom diri merupakan jaringan teroris yang pernah beraksi di masjid Mapolres Cirebon beberapa bulan lalu. Meski, kata Presiden, harus ada investigasi yang lebih menyeluruh dalam insiden tersebut.
Makanya, kata dia, investigasi juga harus dilakukan ke internal pihak keamanan dan intelijen.
"(Ini) untuk memastikan para aparat kemanan dengan intelijen telah bekerja dan menjalankan tugasnya sebagaimana diharapkan," ungkapnya seraya menambahkan kepada para korban, negara akan memberikan atau bantuan pengobatan hingga sembuh.
[zul]