Hal itu diungkap ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
"Sikap mogok membahas RAPBN 2012 itu merupakan sikap abai (atas) kepentingan rakyat. Kalau mereka bisa ngambek, rakyat juga bisa ngambek donk. Rakyat bisa ngambek stop bayar pajak dan tak ikut memilih dalam Pemilu alias golput," kata Dahnil.
Dan yang tak terbayangkan oleh Tamsil Linrung Cs adalah bahwa sikap mereka itu seolah mempertegas dugaan selama ini bahwa ada permainan anggaran di Banggar dan banyak bandit anggaran di Banggar.
Sementera itu, negara-negara lain saat ini sedang sibuk merancang APBN mereka untuk mengantisipasi krisis ekonomi dengan berbagai tantangannya. Banggar, masih kata Dahnil, malah sibuk mempolitisir RAPBN 2012.
"Saya semakin pesimis Indonesia mampu mengantisipasi potensi krisis global mampir ke Indonesia," ungkapnya.
Dengan sikap Banggar itu pula, Dahnil pesimis Indonesia bisa memanfaatkan momentum pergeseran pertumbuhan ekonomi yang sedang bergerak ke Asia. Dikuatirkan, justru Indonesia akan terimbas krisis AS dan Eropa sikap Banggar DPR tersebut.
[zul]
BERITA TERKAIT: