Upacara perhitungan mundur tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Dilma Rousseff di Stadion Belo Horizonte, yang didampingi oleh duta Piala Dunia dan legenda hidup Brazil Pele.
Saat ini kesiapan Brazil sebagai penyelanggara hajatan terbesar sepak bola dunia ini sedang mengalami beberapa kendala.
Untuk menjadi pesta sepak bola dunia, Brazil diharuskan membangun dan meningkatkan kapasitas stadion menjadi 12 stadion. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pekerjaan pembangunan stadion ini mengalami kendala seperti ketidaksesuaian dengan jadual perampungan atau terkait masalah anggaran.
Selain menyiapkan sarana pertandingan, Brazil juga masih memiliki pekerjaan infrastruktur besar lainnya, seperti pembangunan jalan dan bandara yang bisa mempermudah akses para suporter ke 12 stadion yang tersebar di negara tersebut.
"Pembangunan stadion serta sarana bagi pendukung akan selesai tepat pada waktunya," kata Rousseff pada pidatonya, sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu,17/9).
[dem]
BERITA TERKAIT: