Selain meminta Presiden SBY, pendemo juga meminta KPK menangkap Ketua Umum PKB tersebut. Pendemo mengklaim, kiai se-Indonesia sudah merestui KPK untuk menangkap Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar.
"Tidak ada (PMII demo di Istana) Mas. Itu bukan sikap PB PMII. (Orang yang demo) itu oknum," kata Ketua Umum PB PMII Addin Jauharuddin kepada
Rakyat Merdeka Online petang tadi.
Unjuk rasa ini digelar menyusul merebaknya kasus suap Rp 1,5 miliar di kantor kementerian yang dipimpin Muhaimin. Disebutkan bahwa uang sebanyak itu adalah semacam danatalangan untuk THR yang akan dibagikan kepada kiai NU.
Makanya, Addin melanjutkan keterangannya, puluhan aktivis yang menggelar demo di Istana tersebut akan ditindak tegas.
"Kami akan menindak oknum-oknum tersebut. Di samping itu aksi tadi tidak mencerminkan nilai-nilai ke-PMII-an," tegasnya.
Karena memang, dalam aksinya sebagian pendemo bertelanjang dada dan mengenakan celana pendek hitam yang ketat dan beha.
"Sikap PMII, biarkan proses hukum yang jalan saja. Kan sudah ada intrumennya," jawabnya saat ditanya bagaimana sebenarnya sikap PB PMII atas kasus suap yang terjadi di kementerian yang dipimpin Imin, yang juga mantan Ketua Umum PB PMII itu.
[zul]
BERITA TERKAIT: