Karena dalam praktik politik di Tanah Air hal semacam ini memang sesuatu yang normal.
"Iya (tidak mengejutkan). Benar apa yang dibilang Ruhut. Karena itu praktik yang 'normal' dalam politik kita. Mungkin saja Ruhut benar dan tidak bercanda," kata pengamat politik Boni Hargens kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Bagi Boni, kalau PKB saja meminta Demokrat untuk membantu membebaskan Imin, sudah barang tentu banyak kader Demokrat yang lolos dari jeratan hukum. Dan alasan inilah, PKB meminta bantuan Demokrat karena memandang banyak kader dan politisi Demokrat yang selama ini diduga lolos dari jeratan hukum.
"Kalaupun (anak buah) Imin datang ke sana (menemui Ruhut), bahwa mungkin mereka melihat, selama ini yang melibatkan partai Demokrat selalu kasusnya hilang. Seperti kasus Jhonny Allen Marbun (Wakil Ketua Umum Demokrat)," tandas Jurubicara
Komite Pengawas KPK untuk kasus Nazaruddin (KPK2N).
[zul]
BERITA TERKAIT: