Jadi Lahan Korupsi, Gerindra Setuju Banggar DPR Dibubarkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 25 Agustus 2011, 06:11 WIB
Jadi Lahan Korupsi, Gerindra Setuju Banggar DPR Dibubarkan
ilustrasi
RMOL. Partai Gerindra, pada prinsipnya, menerima usul pembubaran Badan Anggaran (Banggar) DPR karena selama ini ditengarai jadi lahan subur terjadinya praktek korupsi.

"Kalau untuk membersihkan, dan garis besarnya untuk meningkatkan kinerja DPR usul itu sangat baik," kata Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi, kepada Rakyat Merdeka Online, (Rabu malam, 24/8).

Meski begitu, kata Suhardi, usul tersebut mesti dimatangkan lagi. Kalau Banggar jadi dibubarkan maka fungsi legislasi yang melekat pada dewan secara otomatis juga hilang. Jadinya, perlu dipikirkan bagaimana cara mengalihkannya.

Terkait itu, Suhardi menawarkan dua pilihan. Apakah membubarkan Banggar lalu menggantinya dengan lembaga baru yang memiliki fungsi melakukan legislasi. Atau hanya mengganti orang-orang yang saat ini duduk di Bangar, yang diduga melakukan korupsi tanpa harus membubarkan Banggar-nya.

"Perlu dipertimbangkan, apa merubah sistemnya, atau cukup mengganti orang-orangnya saja," demikian Suhardi.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA