pasukan Israel kembali menunjukkan kebiadabannya dengan melancarkan sejumlah serangan ke Jalur Gaza. Beberapa serangan bahkan terjadi di dekat lokasi pembangunan rumah sakit Indonesia di Bayt Lahiya dan dekat posko MER-C Indonesia di Gaza.
Pesawat-pesawat tanpa awak dan jet-jet tempur Israel tampak berterbangan di langit Gaza. Sirine ambulans mengaung silih berganti untuk mengevakuasi para korban. Total korban akibat serangan Israel beberapa hari terakhir ke Gaza diperkirakan sudah mencapai 15 orang dan menyebabkan 30 orang lainnya mengalami luka berat. Korban dilarikan ke RS Asy Syifa.
Kamis (18/8) pukul 18.30 waktu Gaza, Israel melancarkan serangannya ke wilayah Rafah Selatan. Serangan ini mengakibatkan 6 orang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa tewas. Serangan Israel juga menghancurkan rumah-rumah penduduk di wilayah tersebut. Tak lama berselang, bom-bom Israel kembali terdengar.
2 bom dijatuhkan pesawat Israel tak jauh dari posko MER-C di Gaza. Serangan Israel ini mengenai markas polisi yang berada di dekat posko MER-C, tempat para relawan MER-C Indonesia selama ini tinggal di Gaza.
Sementara radio lokal menyiarkan, pasukan Israel juga menembakkan roketnya ke daerah Bait Lahiya (Bundaran Syeikh Zaet) yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari lokasi pembangunan rumah sakit Indonesia. Roket dikabarkan menewaskan seorang warga.
"Untunglah pada saat kejadian aktifitas pembangunan RS Indonesia sedang libur karena memang hari Jum'at," kata Abdillah Onim, relawan MER-C di Gaza, melalui pesan elektronik yang dikirimkannya (sabtu, 20/8).
Menyusul serangan Israel tersebut, pejuang Gaza dikabarkan melakukan serangan
balasan ke Israel yang menyebabkan 4 warga Israel tewas. Aksi balasan dari Israel kemungkinan akan kembali dilakukan Israel ke Gaza.
Terkait situasi Gaza yang memanas, Abdillah Onim, selaku Ketua MER-C Cabang Gaza mengingatkan agar seluruh relawan Indonesia dan relawan lokal tidak datang ke lokasi rumah sakit Indonesia terlalu pagi dan segera meninggalkan lokasi dan mengamankan diri di dalam rumah atau posko apabila terjadi sesuatu.
"Mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar rakyat Gaza bisa menyelesaikan bulan suci Ramadhan dengan tenang dan damai hingga tibanya hari kemenangan. Semoga Israel tidak mengganggu aktiftas pembangunan rumah sakit Indonesia, amanah dari rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina dan aktifitas pembangunan ini tetap bisa berjalan seperti biasa," demikian Abdillah.
[dem]
BERITA TERKAIT: