Para pejabat Yaman mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi ketika para tentara tengah bersiap menuju provinsi Abyan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terdapat dua perwira senior yang turut menjadi korban tewas dalam insiden tersebut.
Sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 24/7), tentara-tentara Yaman ini sebelumnya ditugaskan untuk menumpas kelompok-kelompok militan yang terkait dengan jaringan al Qaeda.
Selama beberapa bulan ini telah terjadi kericuhan politik antara pasukan keamanan dan kelompok militan Islam di kawasan Yaman Selatan. Para kelompok militan Islam ini disinyalir akan memanfaatkan kekosongan kekuasaan di Yaman yang ditinggalkan oleh presiden Ali Abdullah Saleh. Saleh saat ini sedang menjalani perawatan dan pemulihan setelah terluka dalam serangan di istana presiden Juni lalu.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: