Partai Koalisi: Reshuffle Jangan hanya Berhenti di Wacana!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 13 Juli 2011, 15:15 WIB
Partai Koalisi: <i>Reshuffle</i> Jangan hanya Berhenti di Wacana<i>!</i>
sb yudhoyono/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memaklumatkan bahwa kurang dari 50 persen instruksinya yang dijalankan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Partai Kebangkitan Bangsa memastikan bahwa instruksi yang nangkrak itu bukan ditujukan kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar.

"(PKB) tidak merasa (itu ditujukan kepada Muhaimin Iskandar). Semuanya berjalan dengan baik. Instruksi tentang Satgas TKI berjalan dengan baik. Instruksi yang lain juga berjalan dengan baik," kata Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar kepada Rakyat Merdeka Online, (Rabu, 13/7).

Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden SBY apakah akan mengeveluasi atau pun mencopot para menteri berdasarkan instruksi yang tidak dijalankan tersebut. Karena hal itu adalah hak prerogatif Presiden.

"Silakan Presiden mengevaluasi. Silakah dievaluasi. Jangan jadi wacana, gitu saja. Sekalian saja dievaluasi semua. Kalau ada reshuffle, sekalian saja semua direshuffle. Tidak menjadi wacana publik yang kontraproduktif dan membuat para menteri tidak tenang bekerja," tegasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA