SBY dan KPK Tak Bisa Sepelekan Testimoni Nazaruddin!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 13 Juli 2011, 09:56 WIB
SBY dan KPK Tak Bisa Sepelekan Testimoni Nazaruddin<i>!</i>
sb yudhoyono/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak bisa mengesampingkan begitu saja testimoni tersangka kasus suap proyek pembangunan SEA Games, M. Nazaruddin.  Hal itu dikatakan anggota Komisi III DPR Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online.

"Fakta-fakta dan rumor apa yang sedang berkembang itu tidak bisa dianggap tidak benar dan tidak bisa dianggap benar. Jadi jangan serta merta kita apriori terhadap apa yang dikemukakan Nazaruddin bahwa itu salah, dan jangan pula serta apriori bahwa itu benar," katanya pagi ini.

Menurutnya, KPK, yang sudah menetapkan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat itu sebagai tersangka, menjadikan testimoni yang sudah dimuat media tersebut menjadi petunjuk awal untuk mengusut kasus suap di Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga tersebut. Meski, politisi PPP ini mengaku sudah tidak begitu percaya lagi kepada pimpinan KPK sekarang ini untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada.

"Pimpinan KPK sekarang ini, kecuali Pak Busyro, sudah mati suri, semua empat orang itu. Apalagi deputi dan korsusnya (Koordinator Supervisi) itu nggak jelas. Harusnya memang ada pembenahan total juga di KPK," demikian mantan calon Ketua Umum PPP ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA