Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, layanan ini disediakan untuk membantu korban dan keluarga dalam proses penanganan pascakecelakaan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) yang diawali adanya kecelakaan antara KRL dengan mobil taksi Green SM.
"Untuk pos tanggap darurat sampai hari ini ada di Stasiun Bekasi, juga ada di call center 121 kami. Dan kami akan extend pos tanggap darurat ini selama dua minggu ke depan, 14 hari, dan itu akan ada di Stasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur ini," kata Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa siang, 28 April 2026.
Pos tersebut menyediakan layanan informasi, bantuan korban, hingga koordinasi penanganan lanjutan.
Dalam kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB, sebanyak 14 orang meninggal dunia, luka-luka sebanyak 84 orang yang dirawat di 8 rumah sakit. Korban semuanya perempuan.
BERITA TERKAIT: