SBY juga Harus Bersihkan Menterinya yang Sibuk Urus Partai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 12 Juli 2011, 09:38 WIB
SBY juga Harus Bersihkan Menterinya yang Sibuk Urus Partai
sb yudhoyono/ist
RMOL. Setelah diminta untuk meninggalkan jabatan di Partai Demokrat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selanjutnya diminta membersihkan para menteri yang sebagian waktu dan energinya digunakan untuk mengurus partai politik.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPD La Ode Ida.

"Para pembantunya juga dia harus bersihkan dari semua unsur yang masih dijebak oleh kepentingan. (Agar) Para pembantunya memang benar-benar membantu program pemerintah secara baik. Karena para pembantunya itu, sebagian besar waktu dan energinya terkuras untuk mengurusi kepentingan keolompoknya masing-masing," katanya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Karena kalau SBY sudah meninggalkan jabatan di Partai Demokrat, para menteri yang lain juga akan mengikuti langkah tersebut.

"Kalau sudah jadi pejabat itu, fokuslah pada jabatan itu. Urusan partai itu biarkan diurus yang lain. Dia dibayar oleh negara loh untuk mengurus kepentingan umum," mantan aktivis ini mengingatkan.

Kabinet Indonesia Bersatu II saat ini diisi mayoritas oleh menteri yang berlatar belakang politik, meski tidak semuanya menjabat di partai politik pada saat bersamaan. Pos menteri itu tersebar di enam partai pendukung pemerintahan. Berikut menteri yang berasal dari partai politik.

Partai Demokrat
1. Darwin Zahedy Saleh (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral)
2. Jero Wacik (Menteri Kebudayaan dan Pariwisata)
3. Syarif Hasan (Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah)
4. EE Mangindaan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara)
5. Andi Mallarangeng (Menteri Pemuda dan Olahraga)
6. Freddy Numberi (Menteri Perhubungan)

PKS
1. Suswono (Menteri Pertanian)
2. Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informatika)
3. Salim Segaf Al-Jufri (Menteri Sosial)
4. Suharna Surapranata (Menteri Riset dan Teknologi)

Golkar
1. Agung Laksono (Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat)
2. MS Hidayat (Menteri Perindustrian)
3. Fadel Muhammad (Menteri Kelautan dan Perikanan)

PAN
1. Patrialis Akbar (Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia)
2. Zulkifli Hasan (Menteri Kehutanan)
3. Hatta Rajasa (Menteri Koordinator Perekonomian)

PKB
1. Muhaimin Iskandar (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi)
2. Helmy Faishal Zaini (Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal)

PPP
1. Suryadharma Ali (Menteri Agama)
2. Suharso Monoarfa (Menteri Perumahan Rakyat). [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA