Aksi unjuk rasa yang berbuntut penangkapan aktivis sebanyak ribuan orang itu, meski sebagian sudah dilepaskan, tidak akan ditanggapi pemerintah Indonesia.
Karena memang hal itu persoalan politik dalam negeri tetangga tersebut. Pemerintah tidak akan mengomentari, meski Presiden SBY menjabat sebagai Ketua ASEAN.
"Itu masalah dalam negeri satu negara. Kita tidak terbiasa mengomentari negara lain ya," kata jurubicara Presiden Bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah, kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 10/7).
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: