"Iya, sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad, di kantornya, (Jumat, 8/7).
Dituturkan Noor, dalam waktu dekat penyidik Kejagung akan memeriksa Buhari yang merupakan politisi PPP Kolaka itu.
"Bupati diduga menerima suap dari rekanan lebih dari Rp 5 miliar," katanya.
Dalam kasus yang sama, selain Buhari, Kejagung juga menetapkan Atto Sakmiwata Sampetoding sebagai tersangka. Atto adalah Manager Direktur PT Kolaka Mining Internasional, perusahaan rekanan Pemda Kolaka yang akan mengurusi pertambangan tersebut.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: