Dalam kunjungan itu, Walikota Kunio memboyong 17 orang anggota delegasi. Ke-17 delegasi itu terdiri dari unsur-unsur Kamar Dagang dan Industri Osaka, staf Kementerian Perdagangan dan Industri, pihak manajemen Osaka International Trade Fair, anggota Kansai Economic Federation serta seorang wartawan.
Kunjungan ini merupakan rangkaian dari promosi kota Osaka di bidang pariwisata dan mengembangkan potensi kemitraan lainnya dalam kerjasama promosi perdagangan ke tiga negara Asean, yaitu ke Vietnam, Singapura dan Indonesia.
Secara spesifik, tujuan kunjungan ini, pemerintah Osaka ingin menawarkan kerjasama kepada Kementerian KUKM untuk menyelenggarakan promosi/pameran di Osaka, tepatnya di fasilitas pameran Osaka International Exhibition.
Untuk tawaran ini pihak Kementerian akan mengkoordinasikannya dengan instansi terkait lainnya, karena untuk solo exhibition biayanya cukup mahal dan perlu dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan unsur pariwisata dan Badan Koordinasi Penanaman Modal.
Pihak Kementerian KUKM selama ini telah beberapa kali mengirimkan UKM untuk mengadakan pameran di Osaka. Untuk produk-produk seperti furnitur, kerajinan tangan, garmen dan asesoris cukup diminati masyarakat Osaka dengan syarat kualitas pengerjaan yang detail dan sempurna serta memiliki ciri keunikan.
Pada tahun ini Kementerian KUKM, dibawah koordinasi Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha berencana berpartisipasi mengirimkan UKM pada Osaka Internasional Trade Fair 2011.
Kerjasama lain yang ditawarkan Kementerian KUKM meliputi pembukaan
outlet produk UKM Indonesia di kawasan arena INTEX, mengundang tenaga ahli dari Jepang untuk memberikan pengetahuannya kepada UKM Indonesia tentang kiat memasuki pasar Jepang pada umumnya dan memasuki pasar Osaka secara khusus, serta pengembangan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia yang saat ini magang (kenshusei) di perusahaan Jepang termasuk di Wilayah Osaka.
[zul]
BERITA TERKAIT: