"Hukum mati Ruyati di Saudi merupakan tragedi kemanusiaan, bukan tragedi pada hukum Islam-nya. Itu tragedi kemanusiaan karena sikap pemerintah RI yang tidak memberikan perlindungan kepada TKW," kata Rizieq melalui rilis yang diterima redaksi, (Selasa, 21/6).
Ditegaskan Rizieq, hukum pancung sebagai bagian dari hukum pidana Islam yang dijalankan pemerintah Arab Saudi saat ini sudah menjadi konsekuensi dan karenanya wajib diterima dan patut untuk dihormati.
Oleh karenanya, lagi-lagi ditegas Rizieq, segala protes seharusnya dialamatkan kepada pemerintah SBY-Boediono dan tidak ada pihak yang mesti dipermasalahkan lian dari itu.
"Sampaikan protes keras kepada pemerintah RI yang tidak peduli kepada nasib pahlawan devisa negeri," tandasnya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: