Tapi, dalam rapat konsultasi ini, Ruhut bertindak sebagai anggota Komisi III DPR. Forum ini adalah forum pertama bagi keduanya setelah sempat berperang kata-kata.
Ruhut bereaksi setelah Mahfud MD melaporkan Muhammad Nazaruddin dalam dugaan gratifikasi ke Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Saat itu, Ruhut bereaksi keras. Ruhut menuding Mahfud hanya mencari popularitas untuk kepentingan pemilihan presiden 2014. Ruhut juga kesal, mestinya, sebagai gurubesar, Mahfud melaporkannya ke penegak hukum.
Saat itu, Ruhut mengatakan, apakah dirinya yang hanya "es lilin" (sarjana) harus mengajari Mahfud. Mahfud yang diserang, tak mau menanggapi Ruhut. Dalam satu pernyataannya, Mahfud malah menyebut Ruhut "es kopyor."
Belum tahu apakah silang pendapat antara keduanya akan berlanjut pada rapat konsultasi ini. Hingga saat ini, baru dua anggota Komisi III DPR, Subyakto dan Herman Heri yang mengajukan pendapat dan pertanyaan.
[yan]
BERITA TERKAIT: