"Kata siapa?," tanya balik Rosa sambil menunjukkan raut muka serius kepada wartawan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta (Rabu, 25/5).
Rosa pun menyambung jawabannya. Dia bersikukuh enggan menceritakan pengalaman berkantornya di tempat Anas.
"Saya tidak tahu soal itu," jawab Rosa singkat.
Setelah pemecatan Muhammad Nazaruddin dari Bendahara Umum Demokrat, beredar kabar kalau Rosa pernah memiliki hubungan bisnis dengan Nazaruddin dan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum.
Nazaruddin dan Anas Urbaningrum pernah tergabung dalam satu perusahaan bernama PT Panahatan. Di PT itu, Anas disebut menduduki posisi sebagai komisaris. Sementara Nazaruddin disebut sebagai presiden komisarisnya.
Sampai saat ini, di perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan pertanian itu Anas Urbaningrum masih menjadi komisaris dengan 35 ribu lembar saham.
[wid]
BERITA TERKAIT: