Hengkang ke Partai Demokrat, Dede Yusuf Tertawa Dicap Pengkhianat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 10 Mei 2011, 15:43 WIB
Hengkang ke Partai Demokrat, Dede Yusuf Tertawa Dicap Pengkhianat
DEDE YUSUF/IST
RMOL. Langkah politik kader Partai Amanat Nasional  (PAN) Dede Yusuf  hengkang ke Partai Demokrat menuai  kecaman dari internal partai berlambang sinar matahari tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Barat itu dicap sebagai pengkhianat. Meskipun demikian, Dede Yusuf bisa menerima julukan yang diberikan kepadanya itu dengan lapang dada.

"Tidak apa-apa (dikatakan sebagai pengkhianat partai)," kata Dede Yusuf sambil tertawa, usai melaporkan LHKPN, di gedung KPK, Jakarta, (Selasa, 10/5).

Putra artis senior Rahayu Effendi ini mengatakan, internal PAN seharusnya tidak berlebihan merespons langkah politiknya tersebut. Apalagi kata dia, tidak saja dirinya, banyak kader dari satu partai pindah ke partai lainnya.

"Yang pindah bukan hanya sekali ini saja. Dari dulu juga sudah banyak yang pindah partai. Jadi kalau saya dicap sebagai pengkhianat, saya bisa menerimanya," katanya  sembari mengatakan kalau dirinya di Partai Demokrat hanya kader biasa.[dry]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA