Wakil Gubernur Jawa Barat itu dicap sebagai pengkhianat. Meskipun demikian, Dede Yusuf bisa menerima julukan yang diberikan kepadanya itu dengan lapang dada.
"Tidak apa-apa (dikatakan sebagai pengkhianat partai)," kata Dede Yusuf sambil tertawa, usai melaporkan LHKPN, di gedung KPK, Jakarta, (Selasa, 10/5).
Putra artis senior Rahayu Effendi ini mengatakan, internal PAN seharusnya tidak berlebihan merespons langkah politiknya tersebut. Apalagi kata dia, tidak saja dirinya, banyak kader dari satu partai pindah ke partai lainnya.
"Yang pindah bukan hanya sekali ini saja. Dari dulu juga sudah banyak yang pindah partai. Jadi kalau saya dicap sebagai pengkhianat, saya bisa menerimanya," katanya sembari mengatakan kalau dirinya di Partai Demokrat hanya kader biasa.
[dry]
BERITA TERKAIT: