"Belum tahu. Belum bisa nge-cek," kata Johan kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Minggu, 8/5).
Beredar informasi jika Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin akan dipanggil dan diperiksa tim penyidik KPK pekan depan. Nazaruddin sendiri dikabarkan sudah menerima undangan pemeriksaan dari tim penyidik KPK.
Nazaruddin disebut-sebut menikmati 13 persen atau sekitar Rp25 miliar lebih dari nilai total pembangunan wisma yang mencapai Rp199 miliar.
Bekas pengacara Rosa, Kamaruddin Simanjuntak, mengungkap, Nazaruddin merupakan bos Rosa di PT Anak Negeri. PT DGI sendiri sudah melunasi
fee Rp 25 miliar lebih kepada Nazaruddin Januari lalu.
[yan]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: