Hanura Tak Berharap Banyak kepada Al-Zaytun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 07 Mei 2011, 19:25 WIB
Hanura Tak Berharap Banyak kepada Al-Zaytun
hanura/ist
RMOL. Pondok Pesantren Al-Zaytun dan secara keseluruhan daerah Indramayu merupakan basis Partai Golkar. Hal itu bisa dibuktikan dari serangkaian pemilihan umum yang pernah digelar.

"Al-Zaytun itu Golkar sampai dengan saat ini. Pemilu 99 Golkar yang menang di sana, pemilu sebelumnya Golkar yang menang disana. (Pemilu) 2004 Golkar (menang), 2009 dia (AL-Zaytun) tidak pilh SBY, dia pilih Golkar juga," kata Ketua DPP Hanura, Yuddy Chrisnandi kepada Rakyat Merdeka Online, usai diskusi Forum Dialog Indonesia, di Fadli Zon Library, Jalan Danau Limboto 96, Bendungan Hilir, Jakarta (Sabtu, 7/6).

Dia menjelaskan, kemenangan Wiranto pada pemilihan presiden 2004 dan 2009 karena didukung Partai Golkar. Tahun 2004, Wiranto maju sebagai capres dari Partai Golkar sedang tahun 2009 maju sebagai cawapres yang berpasangan dengan calon dari Golkar, Jusuf Kalla.

"Pak Wiranto menang karena bergabung bersama Golkar," tandas mantan anggota Komisi I dari Fraksi Golkar ini.

Karena itu, dia mempersilakan bila ada partai lain seperti Partai Demokrat untuk membidik suara di pesantren tersebut. Karena memang, Hanura sendiri tidak berharap banyak akan mendulang suara meski Hanura dipimpin Wiranto.

"Kita kalau ada kesempatan akan datang (ke Al-Zaytun). Tapi jangan terlalu berharap banyak. Karena secara kultural Al-Zaytun itu Golkar. Gitu loh. Dia tidak milih Hanura. Disana Golkar mayoritas. Saya tahu karena saya anggap DPR RI dari pemilihan Cirebon dan Indramayu. Jadi saya paham," tandasnya.[arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA