Partai Demokrat juga mengaku tidak mau terpengaruh dengan stigma buruk yang dilekatkan sekelompok orang terhadap pesantren yang dikait-kaitkan dengan Negara Islam Indonesia (NII) itu. Bahkan, kata Wakil Sekjen Demokrat Ramadhan Pohan, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaingrum akan kembali datang ke pesantren yang dipimpin AS Panji Gumilang tersebut bila ada kesempatan luang.
Bagaimana bila ternyata Al Zaytun terkait dengan NII?
"Itu kan berandai-andai namanya," kata Ramadhan Pohan, kepada
Rakyat Merdeka Online (Rabu, 4/5).
Ramadhan hanya memastikan, Demokrat tetap berpegang teguh kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ramadhan juga yakin tidak ada yang bisa melakukan infiltrasi kepada Demokrat, termasuk NII.
"Karena kita sangat kuat, kita percaya diri di sana (datang ke Al Zaytun). Bahkan (bila ada penyimpangan) kita akan sadarkan orang yang menyimpang tadi ke arah Demokrat yang benar," demikian Ramadhan.
[yan]
BERITA TERKAIT: