"Dalam kesempatan rapat Tim Century yang tidak terlalu lama ini juga, kami berencana memanggil kepala PPATK untuk melacak aliran dana itu. Ini adalah informasi awal yang sangat berharga bagi kita," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, di gedung DPR/MPR, Jakarta (Selasa, 3/5).
Ketua DPP Partai Golkar ini mengaku terperanjat setelah mendengarkan keterangan dari Imam. Keterkejutan ini tidak hanya soal dugaan kepemilikan rekening NII di bank yang saat ini bernama Bank Mutiara itu namun juga gerakan lain NII dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. Meski demikian, Priyo tak menjelaskan bagaimana gerakan di tiga bidang tersebut.
Tapi yang pasti katanya, NII tidak mengajarkan kekerasan, termasuk memerintahkan anggotanya untuk melakukan aksi bom bunuh diri.
"Tapi kalau rekrut banyak anggota dan diminta bayar lewat infak dan shadaqoh diakui oleh mantan menteri tersebut," demikian Priyo.
BERITA TERKAIT: