"Kan sah-saja saja. Silakan saja. Setiap orang kan berhak untuk mendirikan partai politik. Kalau dia mau buat, ya silakan saja. Nggak ada yang bisa melarang.
Kita apresiasi saja. Dan kita tidak merasa terganggu," kata Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Hussein, kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 25/4).
Saleh yakin, kadernya tidak akan berpindah ke partai besutan putra almarhum Presiden kedua Indonesia itu. Karena selama ini, partainya telah melakukan serangkaian kegiatan untuk memantapkan kesolidan kader dan anggota.
"Tentukan kan selama ini sudah dilakukan (kegiatan-(kegiatan) baik melalui partai politik atau kader-kader kita yang ada di DPR dan DPRD. Kita harus yakin (kader Hanura) tidak akan digaet (Nasrep)," tegasnya.
Soal pendiri Hanura, Wiranto yang meluncurkan buku "7 Tahun Menggali Pemikiran dan Tindakan Pak Harto" belum lama ini, dia mengatakan, hal itu tidak ada hubungan dengan upaya Hanura atau Wiranto untuk mendekati keluarga Cendana.
"Itukan tergantung siapa melihat. Kalau saya bilang begini. Nanti orang bilang lain. Jadi ini tergantung. Tapi saya lebih melihat pemikiran yang jernih itu sebagai untuk kemaslahatan bangsa. Saya hanya melihat sisi itu," terangnya.
"Itukan Pak Wiranto mencerikan pemikiran-pemikiran yang disampaikan Pak Harto selama tujuhan tahun mendampingi (Soeharto). Pemikiran itu lalu tuangkan ke dalam buku. Diharapkan pemikiran ini dapat berguna untuk bangsa kita," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: