"Tidak pada tempatnya menghujat mereka yang pindah wadah politik. Pilihan wadah politik adalah hak yang tidak pada tempatnya diributkan atau dipersoalkan," kata Sekretaris Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat, Amir Syamsuddin kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 17/4).
Menurut Amir, cara-cara emosional dalam menilai apalagi menuduh bahwa para kepala daerah itu kutu loncat atau pengkhianat kepada asal partainya adalah cermin ketidakdewasaan dalam berpolitik. Karena, kejenuhan untuk tetap berada pada satu wadah politik sangatlah manusiawi.
"Apalagi kalau wadah politik tersebut telah tidak menjajikan harapan atau perubahan karena merupakan wadah politik warisan masa lalu ataupun karena tidak diberikannya peluang kepada kader muda untuk mengembangkan diri dengan cara demokratis," ungap pengacara senior ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: