Pasalnya, tidak masuk akal Marzuki sebagai kader Partai Demokrat berani berseberangan dengan Ketua Dewan Pembinanya, SBY, yang sudah terang-terangan meminta menunda atau membatalkan pembangunan gedung DPR.
Jika imbauan atau sinyal instruksi SBY itu tidak dipatuhi, Marzuki Alie patut diduga terlibat dalam skenario mengalihkan perhatian publik.
"Marzuki pasang badan dan siap menjadi sasaran tembak (masyarakat). Emosi publik diaduk-aduk," kata anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo petang ini (Selasa, 12/4).
Menurut politisi Golkar ini, tujuan dari skenario itu adalah agar publik tidak lagi menggunjingkan isu strategis lain, terutama isu yang bersumber dari dokumen WikiLeaks, skandal Century, mafia pajak maupun tudingan pemuka agama tentang kebohongan pemerintah. "Polemik realisasi gedung baru DPR memang ampuh dan kelihatannya akan terus dieskalasi agar isu-isu panas seperti disebut di atas lolos dari perhatian publik," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: