Ruhut Sitompul: Jangan Adu Domba SBY-Marzuki Alie

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 11 April 2011, 07:52 WIB
Ruhut Sitompul: Jangan Adu Domba SBY-Marzuki Alie
Marzuki Alie/ist
RMOL. Jurubicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul meminta semua kalangan untuk tidak mengadu domba Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPR Marzuki Alie dalam hal pembangunan gedung DPR.

"Orang lain jangan coba mengadu domba Pak SBY dan Pak Marzuki Alie. Kami dari Partai Demokrat kualitas komunikasinya sudah sangat baik," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 11/4).

Ruhut menjelaskan, pernyataan Presiden SBY pada hari Kamis lalu adalah imbauan untuk melakukan efesiensi penggunaan anggaran secara umum, tidak hanya untuk gedung DPR.

"Statemen Pak SBY itu secara keseluruhan harus hemat, jangan dulu ada kegiatan ke luar kota dan luar negeri. Itu umum," ungkapnya.

Dalam konteks itulah, Ruhut memuji kepemimpinan SBY. SBY, katanya memegang prinsip win-win solution, atau menang ora ngrasake (menang tanpa mengalahkan).

"Jadi rakyat tetap senang sama Bapak. Karena Bapak tetap memperhatikan rakyat," katanya.

Nah soal Marzuki Alie, lanjutnya, apa yang dilakukan oleh mantan Sekjen DPP Partai Demokrat itu sudah tepat. Karena Marzuki sudah melakukan semua tahapan yang diatur oleh mekanisme. Bahkan, katanya, rencana pembangunan gedung DPR itu sudah direncanakan pada masa Agung Laksono menjadi Ketua DPR. Tapi Agung Laksono tidak berani melanjutkannya.

"Di sinilah saya salut dengan Pak Marzuki Alie. Dia punya strategi keberanian dan manajemen yang baik," ujarnya.

Bagaimana sikap Demokrat terakhir soal pembangunan gedung DPR tersebut?

"Kalau saya selama semua tahapan sudah dilakukan dan apa yang dikatakan Pak SBY, pembangunan gedung kalau memang mau ditunda, kita lihat dulu permasalahan.
Itu maksudnya semua gedung. Nah, kalau untuk gedung DPR aku pikir tidak ada masalah," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA