"Karena memang kebutuhan itu ada. Namun tidak perlu mewah yang memboroskan," kata anggota Fraksi Golkar Bambang Soesatyo saat dikonfirmasi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 10/4).
Tapi mengingat derasnya arus penolakan dari masyarakat, Golkar tidak keberatan ditunda untuk diadakan perhitungan ulang konstruksi gedung yang sederhana sesuai kebutuhan.
"Secara resmi belum (disampaikan). Tapi sebaiknya DPR mempertimbangkan opini publik," kata anggota Komisi III DPR ini saat ditanyakan apakah sikap Golkar itu sudah disampaikan ke pimpinan DPR.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: